Karena Ikut Berpuasa Presenter Kristen Belanda Dihujani Kritik

0

Tijs van den Brink pembawa acara di EO
©Evert100

Presenter televisi Lembaga Penyiaran Kristen Evangelische Omproep (EO) banyak dikritik karena membuat acara tentang berpuasa di bulan Ramadan. Dalam acara itu, Thijs van den Brink menginap selama dua hari di rumah keluarga muslim untuk ikut berpuasa.

Kepada koran De Telegraaf Tijs mengatakan, ia banyak menerima reaksi marah masyarakat lewat vlog.  Antara lain ia dituduh tunduk pada penindasan dan ikut melakukan  “Islamisasi Belanda”.

Kepada semua pihak, baik orang Belanda yang membencinya dan juga kepada muslim Van den Brink mengimbau agar tidak keterlaluan dalam melontarkan kritik. “Normal-normal sajalah,” katanya.

Tujuan membuat acara ini, menurut Van den Brink, untuk menjajaki pendapat muslim awam tentang paham-paham yang ekstrem. Dalam acara tersebut ia mewancarai Imam Fawaz yang dinilai “konservatif dan ekstrem”. Van den Brink melontarkan pernyataan yang bisa dianggap tendensius oleh umat Islam yakni tentang hukuman mati terhadap orang Islam yang murtad. Ketika Imam Fawaz mengkonfirmasi tentang hukuman itu, Van de Brink berkomentar: “Wah sadis sekali.”  “Itu pendapat Anda,” jawab Imam Fawaz dalam tayangan episode pertama acara tersebut Senin malam.

Van den Brink menceritakan juga pengalaman positifnya dalam membuat acara ini. Ketika ia syuting di Schilderswijk, sebuah kawasan di kota Den Haag yang penduduknya banyak muslim,  ia dikerumuni banyak orang. “Bagaimana pengalaman kalian berpuasa? Saya juga berpuasa lho,” Van den Brink menyapa mereka. Pertanyaan ini merupakan awal dari obrolan asyik dengan warga muslim di kawasan yang dikenal radikal dan anti media (Belanda) itu.

Namun demikian Van den Brink menyimpulkan, tidak semua orang mau berbicara dengan kalangan ini. “Saya juga merasakan adanya Islomofobia, “ katanya. Toh Van den Brink percaya pada peranan dialog. “Barangkali saya naif, tapi berbicara antara satu sama lain, saya kira ada manfaatnya.”

Komentar Via Facebook

Share.

About Author

Leave A Reply