Kemungkinan Serangan Terorisme di Belanda Riil

0

Dick Schoof, kepala NCTV
©nos.nl

Menurut Badan Pemberantasan Terorisme Belanda NCTV, kelompok jihadis bulan-bulan belakangan makin terbuka di forum-forum media sosial.

NCTV mengatakan, nada para pengikut gerakan jihadis Belanda, yang jumlahnya “paling sedikit ratusan orang”itu, makin keras.

Hal tersebut tertera di laporan tentang Gambaran Ancaman Terorisme di Belanda atau DTN, yang terbit dipercepat sehubungan dengan serangan-serangan teror belakangan. Laporan itu menyinggung makin bertambahnya ketegangan di masyarakat Belanda, antara lain di seputar referendum UUD Turki dan keresahan di kalangan masyarakat Maroko di Belanda.

“Serangan di masjid di London menunjukkan bahwa polarisasi di seputar Islam mempunyai dampak.” Demikian tertera di laporan tersebut.

Dari kasus-kasus penangkapan dan berbagai penyelidikan dapat disimpulkan bahwa di Belanda ada jihadis yang bersedia melakukan tindak kekerasan. Meski sampai sekarang mereka belum melakukan tindak kekerasan, namunada kekhawatiran kondisi akan berubah. “Para jihadis yang pulang dari Suriah dan sangat berpengalaman dan sudah menjadi keras bisa mengubah dinamika ini,” kata NCTV.

Menurut DTN tadi, Belanda sudah menjadi sasaran sah bagi jihadis, karena negeri kincir angin ini berpartisipasi dalam koalisi anti ISIS. Baru-baru ini dua kelompok jihadis di Afrika menyebut militer Belanda termasuk sasaran. Kelompok lain menyebut Belanda sebagai salah satu musuh Islam.

Laporan itu juga menyinggung serangan-serangan terorisme bertubi-tubi di Barat Eropa yang sejak awal tahun ini menewaskan puluhan warga.

Alhasil, ancanam serangan teroris di Belanda sudah riil. Namun NCTV tetap mempertahankan ancaman terrorisme pada tingkat empat dari skala lima.

Sumber:nu.nl

http://www.nu.nl/binnenland/4789866/jihadisten-manifesteren-zich-openlijker-sociale-mediaplatformen.html

Komentar Via Facebook

Share.

About Author

Leave A Reply