Tersangka Teroris Laura Divonis Sebelas Bulan Penjara

0

Laura Hansen diwawancara televisi Kurdistan
©www.kurdistan24net

Laura H, muslimah Belanda yang pernah ke Suriah apa yang disebut dalam bahasa Belanda Syriëganger, divonis 24 bulan penjara, tiga belas bulan di antaranya bersyarat. Karena sempat ditahan satu tahun, maka Laura tidak perlu lagi masuk penjara. Hakim menvonisny terbukti bersalah melakukan “kegiatan persiapan” yang mendukung pelaksanaan tindakan teroris.

Hakim juga menilai Laura sadar apa yang dilakukannya ketika bertolak ke kawasan ISIS di Suriah, mengetahui kejahatan ISIS di Suriah dan Irak dan juga tahu bahwa suaminya bergabung dengan ISIS. Hakim berpendapat, karena berada bersama suami di sana, maka Laura memegang peranan yang mendukung kejahatan teroris.

Namun Laura bebas dari tuduhan menjadi anggota ISIS. Laura sendiri tidak hadir di persidangan, sementara ayahnya hadir di tribun publik.

Bulan lalu Jaksa menuntut hukuman 35 bulan, 24 bulan di antaranya bersyarat. Menurut pihak penuntut, Laura bertolak ke kawasan ISIS dengan “pertimbangan matang dan sadar”.

Laura sendiri selalu mengatakan, bahwa ia dipaksa suaminya untuk ikut ke Suriah untuk mengurus suami dua anak. Pada Juli 2016 Laura bersama anak-anaknya berhasil melarikan diri. Suaminya tetap berada di kawasan ISIS dan tidak jelas apakah ia masih hidup atau sudah mati.

Ketika tiba di Belanda, Laura ditahan, karena pihak Kejaksaan semula khawatir bahwa Laura pulang ke Belanda untuk melakukan serangan teror. Ketika kecerugiaan itu dicabut, maka pada Agustus tahun ini ia dibebaskan untuk sementara.

Komentar Via Facebook

Share.

About Author

Leave A Reply